Surabaya, Kampus Ursulin – Sanmaris – Dalam rangka menghayati Masa Prapaskah, anak-anak TK A dan TK B mengikuti Ibadat Jalan Salib yang dilaksanakan pada Jumat, 27 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan iman yang sederhana namun tetap bermakna bagi anak-anak sejak usia dini.
Ibadat Jalan Salib untuk kelompok TK A dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Bu Irene, sedangkan ibadat untuk kelompok TK B dipimpin oleh Bu Tari. Dalam suasana yang tenang, anak-anak diajak untuk mempersiapkan hati dalam mengikuti setiap rangkaian ibadat.

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak berpartisipasi secara aktif dengan bergantian memegang lilin dan salib, serta membacakan peristiwa di setiap perhentian. Lilin melambangkan terang kasih Tuhan, sedangkan salib mengingatkan akan pengorbanan Yesus. Terdapat 14 perhentian Jalan Salib yang telah disiapkan di sekeliling halaman sekolah agar anak-anak dapat mengikuti ibadat sambil berjalan bersama.

Di tengah perjalanan, beberapa anak mulai merasa lelah dan bosan mengingat jumlah perhentian yang cukup banyak bagi usia mereka. Namun demikian, dengan bimbingan serta kesabaran para guru, anak-anak tetap diajak untuk melanjutkan ibadat dengan penuh semangat. Para guru juga memberikan penjelasan singkat dan sederhana agar anak-anak tetap dapat memahami makna dari setiap perhentian.
Melalui pengalaman ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang kisah sengsara Yesus, tetapi juga dilatih untuk bersikap sabar, tekun, dan mampu berjalan dalam kebersamaan. Kegiatan Ibadat Jalan Salib ini menjadi momen berharga dalam menanamkan nilai-nilai iman dan karakter positif sejak dini.

Penulis: Fuci – TU KB-TK Santa Maria Surabaya