Surabaya, Kampus Ursulin – Sanmaris, (06/03/2025) anak-anak dari KB-TK Santa Maria Surabaya mengawali masa Prapaskah mereka dengan mengikuti ibadat Rabu Abu yang dipimpin oleh Bu Irene (guru TK B2). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan pengenalan nilai-nilai spiritual sejak usia dini. Rabu Abu menandai dimulainya masa Prapaskah, periode refleksi dan pertobatan bagi umat Katolik. Pemberian Rabu Abu oleh Sr. Aleksia, OSU di dahi anak-anak sebagai tanda pertobatan dan awal perjalanan Prapaskah. Abu yang digunakan berasal dari daun palem yang dibakar dan diberkati. Selain ritual pemberian abu, kegiatan Rabu Abu di Kapel juga diisi dengan cerita tentang makna dari belajar berpantang dengan berbuat baik. Perbuatan baiknya seperti mendengarkan mama/papa, mengurangi bermain gadget dan lain-lainnya.
Melalui pendekatan yang sesuai dengan usia mereka, anak-anak diajarkan untuk merenung, berbagi kasih, dan berbuat baik selama masa Prapaskah. Anak-anak juga terlibat dalam kegiatan lain seperti bernyanyi dan berdoa bersama, yang menambah keseruan dan kebersamaan di antara mereka. Meski anak-anak masih dalam tahap belajar, mereka dapat merasakan sukacita dalam melaksanakan kegiatan ibadah ini dengan penuh semangat. Apalagi saat melihat Abu di dahi temannya anak-anak menjadi penasaraan bagaimana proses Suster memberikannya. Diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang penuh kasih, berdisiplin, dan memiliki hubungan yang lebih baik dengan Tuhan. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam menanamkan nilai-nilai moral dan agama yang akan mendampingi mereka sepanjang hidup. Melalui kegiatan ini, KB-TK Santa Maria Surabaya tidak hanya mengajarkan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter dan semangat kerohanian yang akan mengarahkan mereka menuju masa depan yang penuh kasih dan harapan.
Penulis: Fuci