News &
Updates

News Image

Share

Dari Tangan Kecil untuk Alam: Merawat Bayam di Hari Apresiasi Tanaman Internasional
13 April 2026

Surabaya, Kampus Ursulin – Sanmaris, Senin, 13 April 2026. KB-TK Santa Maria Surabaya — Hari Apresiasi Tanaman Internasional menjadi momen untuk mengajak semua orang agar lebih peduli terhadap tanaman. Tanaman memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan karena menghasilkan oksigen, menyediakan sumber makanan, serta menjaga keseimbangan lingkungan. Melalui peringatan ini, anak-anak dan masyarakat diajak untuk mengenal, merawat, dan mensyukuri keberadaan tanaman sejak dini.

Dalam rangka memperingati Hari Apresiasi Tanaman Internasional, KB-TK Santa Maria Surabaya mengadakan kegiatan merawat tanaman sayur bayam bersama anak-anak. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta dan kepedulian terhadap tanaman sejak dini, sekaligus mengajarkan anak-anak pentingnya menjaga serta melestarikan lingkungan sekitar. Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak untuk merawat tanaman bayam dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Mereka menggunakan Bio Wash, yaitu cairan alami yang terbuat dari kulit buah-buahan seperti melon, pepaya, apel, jeruk, kelengkeng, nanas, dan semangka sebagai pupuk penyubur tanaman. Larutan pupuk cair tersebut dibuat dari campuran 1 liter air dan 10 sendok makan Bio Wash, yang kemudian digunakan untuk menyiram tanaman.

Dengan penuh semangat dan keceriaan, anak-anak berbaris sesuai dengan kelas masing-masing untuk menyiram tanaman bayam secara bergantian. Suasana kegiatan berlangsung tertib, ceria, dan penuh antusiasme. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemandirian dan kerja sama, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak tentang cara merawat tanaman dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Tidak hanya itu, setelah kegiatan menyiram selesai, anak-anak diajak untuk berdoa bersama sebagai ungkapan rasa syukur. Mereka memohon agar tanaman bayam yang telah dirawat dapat tumbuh sehat, subur, dan kuat. Momen ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai spiritual dan rasa syukur kepada Tuhan sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak semakin mengenal pentingnya tanaman bagi kehidupan serta tumbuh menjadi pribadi yang peduli, bertanggung jawab, dan penuh rasa syukur terhadap alam ciptaan Tuhan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan, sehingga mereka semakin mencintai kegiatan bercocok tanam dalam kehidupan sehari-hari.

 

Penulis: Wenny N.M. Wolfe