Surabaya, Kampus Ursulin – Sanmaris, Acara pelepasan siswa-siswi TK B tahun ini berlangsung dengan sangat sukses dan megah. Memadukan momen refleksi yang penuh haru dengan perayaan seni yang luar biasa meriah, acara ini berhasil mengukir kenangan indah yang tak terlupakan bagi seluruh keluarga besar KB-TK Santa Maria (Sabtu, 6 Juni 2026).
Acara yang dipandu secara apik dan interaktif oleh duet MC Ibu Linggar (guru) dan Pak Victor (perwakilan wali murid) ini diawali dengan penampilan yang sangat memukau. Sebagai pembuka, 15 anak TK B naik ke atas panggung untuk membawakan Tari Remo. Gerakan kaki yang tegas, kerincingan gelang lonceng, serta ekspresi tegas namun menggemaskan dari para penari cilik ini sukses menyihir penonton dan melestarikan budaya lokal sejak dini.

Setelah doa, sambutan kepala sekolah, dan ketua komite, seluruh siswa TK B berdiri dengan rapi dan penuh percaya diri. Suara jernih mereka bersahut-sahutan menyanyikan lagu Mars Serviam dan Mars TK Santa Maria. Penampilan pembuka ini memancarkan nilai-nilai kedisiplinan, ketangguhan, dan cinta kasih yang selama ini telah ditanamkan oleh sekolah kepada para muridnya.

Suasana haru semakin memuncak ketika lampu utama mulai diredupkan. Perhatian semua orang tertuju pada layar besar di panggung yang menampilkan slide foto-foto masa kecil anak-anak bersama orang tua mereka. Diiringi alunan lagu "Mama Papa Guruku", tangis haru dari para orang tua tidak lagi terbendung melihat kilas balik tumbuh kembang buah hati mereka.
Keharuan melebur jadi satu ketika anak-anak secara perlahan turun dari panggung dan berjalan mendekati kursi orang tua masing-masing. Mereka lalu memberikan setangkai bunga dan pelukan hangat sebagai simbol ucapan terima kasih yang tulus atas kasih sayang yang tak terhingga.

Suasana aula perlahan berubah menjadi sangat syahdu dan emosional saat memasuki sesi perpisahan dengan Ibu Irene Harjanti. Beliau adalah seorang guru penyayang yang telah memasuki masa purna tugas. Sekolah bersama wali murid memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas segala dedikasi, kesabaran, dan ketulusan hati beliau dalam mendidik tunas-tunas bangsa selama bertahun-tahun.

Memasuki sesi istirahat (break), suasana yang sempat mengharu biru kembali dicerahkan oleh penampilan spesial dari perwakilan wali murid. Mereka naik ke atas panggung untuk membawakan dua buah lagu pilihan. Penampilan ini terasa sangat berkelas dan menenangkan karena dibawakan secara akustik dengan iringan perpaduan instrumen cello, keyboard, dan biola.
Alunan musik yang indah ini berhasil menghibur para tamu undangan sambil menikmati hidangan. Penampilan tersebut sekaligus menunjukkan kekompakan serta dukungan penuh orang tua terhadap pihak sekolah.

Acara yang paling dinanti-nanti akhirnya tiba, yaitu pentas seni megah sebagai puncak acara yang mengusung tema "Around the World". Pertunjukan operet ini menceritakan kisah perjalanan imajinatif lima sahabat yang menjelajahi berbagai belahan dunia. Melalui narasi yang menarik, penonton diajak berpindah dari satu negara ke negara lain melalui penampilan tarian dan musik memukau dari anak-anak.

Penonton diajak menikmati keceriaan pantai lewat tarian Hawaii, ritme meriah dari Meksiko, gerakan energik khas Amerika, kelincahan tarian tradisional Tarantella Italia, hingga keanggunan gerak dalam Spanish Dance. Petualangan berlanjut dengan penampilan tari Tamasha yang dinamis dari Afrika, gerakan teatrikal khas suku Aborigin Australia, keindahan gerak kipas dari China, serta lagu Furusato asal Jepang yang dibawakan dengan sangat syahdu.
Keseruan makin memuncak saat irama musik pelaut Wellerman dari Selandia Baru menggema di ruangan. Sebelum akhirnya petualangan mendarat kembali ke Indonesia dengan lagu daerah Kampuang Nan Jauh di Mato, gerak lagu Dunia Satu Keluarga dan Insieme yang dibawakan secara apik sebagai penutup.

Di tengah kemeriahan acara, terselip sebuah momen kejutan yang sangat manis. Seluruh hadirin bersama-sama merayakan hari ulang tahun Kepala Sekolah. Penyerahan kue dan ucapan selamat yang penuh kehangatan dari para guru, orang tua, dan siswa menjadi bukti kuatnya rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah.
Seluruh rangkaian acara pelepasan ini ditutup dengan gemuruh tepuk tangan dari para hadirin dan sesi foto bersama. Acara ini tidak hanya menjadi simbol kelulusan, tetapi juga panggung pembuktian bakat, rasa percaya diri, dan kenangan indah yang akan terus membekas di hati anak-anak saat mereka melangkah ke jenjang Sekolah Dasar. Selamat melangkah maju, anak-anak hebat!
Penulis: Tari (Guru KB-TK Santa Maria)