Surabaya, Kampus Ursulin – Sanmaris. Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan semangat kebersamaan, KB-TK Santa Maria menyelenggarakan Sosialisasi Orang Tua pada Jumat, 24 Juli 2026, pukul 07.30–11.00 WIB bertempat di Aula KB-TK Santa Maria. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi serta mendukung tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan berkat Tuhan atas kelancaran seluruh kegiatan. Suasana hangat kian terasa saat Sr. Erna, OSU menyampaikan sambutan mengenai visi-misi sekolah dan 6 Nilai Serviam. Beliau menekankan pentingnya menghidupi ilmu, iman, dan nilai kemanusiaan seturut pesan Santa Angela: "Berakar, Bertumbuh, dan Berbuah dalam Kasih dan Pelayanan."
"Anak-anak bukanlah gelas kosong yang harus diisi, melainkan lilin yang perlu dinyalakan. Tugas kita adalah menyulut cahaya dalam diri mereka." Filosofi tersebut menjadi landasan Bu Tari saat memaparkan gambaran pembelajaran di KB-TK Santa Maria Surabaya yang berpusat pada anak melalui metode bermain dan belajar berbasis sistem Beyond Centers and Circle Time (BCCT). Penjelasan ini kemudian dilanjutkan oleh Bu Rani yang menegaskan pentingnya tata tertib sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Selain program pembelajaran, sekolah juga memaparkan ragam ekstrakurikuler yang dapat mengasah minat anak, seperti piano dan lego. Pada kesempatan ini, KB-TK Santa Maria Surabaya sekaligus resmi meluncurkan ekstrakurikuler baru, yaitu Cooking Class, yang bekerja sama dengan KCC (Kids Cooking Club).

Suasana semakin meriah dan penuh keakraban saat Bu Linggar memandu sesi ice breaking melalui gim konsentrasi yang seru, yang mengajak seluruh orang tua murid tertawa dan berinteraksi bersama.
Sebagai penutup rangkaian materi, digelar lokakarya interaktif bertema Tumbuh Kembang Anak yang dibawakan oleh dr. Chintya dari Rumah Sakit Siloam Surabaya. Orang tua sangat antusias berdiskusi dan berkonsultasi mengenai pola pengasuhan anak untuk pemantauan tumbuh kembang serta kesehatan fisik dan psikologis anak.
Rangkaian sosialisasi ini diakhiri dengan doa penutup dan rasa syukur atas suksesnya acara. Kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua menjadi fondasi utama dalam mendampingi tumbuh kembang anak agar tumbuh menjadi generasi Serviam yang kreatif, sehat, dan berkarakter.
