Rabu Abu Menimba Ilmu: Belajar Lebih Dalam tentang Deep Learning atau Pembelajaran Mendalam
6 Maret 2025
Surabaya, Kampus Ursulin – Sanmaris, Pada hari Rabu Abu (5/3/2025), kami mengikuti webinar yang membahas tentang Pendekatan Mendalam (Deep Learning) dalam pendidikan. Webinar yang diadakan oleh Kampus Ursulin di Klaten dan Solo ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang pendidikan dan salah seorang tim penyusun kurikulum kemendikbudristek, Prof. Richardus Eko Indrajit. Dalam mengawali sesi ini, Pak Eko biasa dipanggil menyampaikan pesan penting kepada para pendidik: "Jangan takut seperti yang dikatakan dalam Alkitab, untuk sekolah Ursulin ini bukan perubahan total melainkan pengembangan yang sudah ada menjadi lebih mendalam, fokus pada pengembangan sekolah kita dan berpikir terbuka!"
Pendekatan deep learning tidak bertujuan untuk mengubah total kurikulum yang sudah ada. Sebaliknya, ini adalah tentang mengembangkan dan meningkatkan apa yang sudah ada menjadi lebih baik. Dengan menerapkan esensi pembelajaran mendalam, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih holistik dan efektif.
Berikut adalah poin-poin kunci yang ditekankan oleh Prof. Eko dalam penjelasannya mengupas buku 75 halaman selama webinar:
Keterbukaan Pikiran: Guru memiliki posisi tertinggi dalam skema pendekatan deep learning, untuk itu dibutuhkan guru-guru yang sudah siap berubah dan memiliki sikap terbuka saat mengeksplorasi pendekatan pembelajaran mendalam. Penting untuk menerima ide dan metodologi baru.
Tidak Perlu Perubahan Total: Meyakinkan kami bahwa pembelajaran mendalam tidak memerlukan perubahan total pada kurikulum yang sudah ada. Sebaliknya, fokusnya adalah pada peningkatan dan pengembangan apa yang sudah ada yang dirasa belum maksimal.
Pengembangan Holistik: Menekankan pentingnya mengembangkan tidak hanya keterampilan akademis tetapi juga kompetensi emosional dan sosial pada anak.
Empat Dimensi Pembelajaran Mendalam:
Olah Pikir: Menekankan pentingnya berpikir kritis dan kreatif sebagai keterampilan esensial bagi anak.
Olah Hati: Menyoroti signifikansi empati dan pemahaman terhadap perspektif orang lain.
Olah Rasa: Mempertajam nilai keterlibatan emosional dalam proses pembelajaran.
Olah Raga: Mengingatkan kami tentang pentingnya kesehatan fisik untuk kesejahteraan mental dan fokus.
Perubahan Positif: Inspirasi pendidik untuk melihat pembelajaran mendalam sebagai peluang untuk perubahan positif dalam praktik pengajaran mereka yang dapat menghasilkan pengalaman anak yang lebih bermakna, dimulai dari kelas yang diampu guru masing-masing
Pendekatan Deep Learning menawarkan kesempatan berharga bagi kami guru KB-TK untuk meningkatkan pengalaman belajar anak secara holistik. Berikut adalah beberapa poin penting yang dapat dijadikan panduan:
Pengembangan Holistik: Pendekatan ini mendukung perkembangan afeksi, kognitif, bahasa, fisik, estetik dan sosial anak secara bersamaan. Dengan fokus pada olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang kaya dan menyeluruh.
Pembelajaran yang Menyenangkan: Deep learning mendorong penggunaan metode pembelajaran aktif dan kreatif, seperti model sentra, proyek kolaboratif, dan kegiatan berbasis seni. Ini tidak hanya membuat belajar lebih menyenangkan tetapi juga meningkatkan keterlibatan anak.
Keterlibatan Emosional: Dengan mengintegrasikan kegiatan yang membangun empati dan kesadaran emosional, guru dapat membantu anak-anak memahami dan menghargai perasaan mereka dan orang lain, yang sangat penting dalam perkembangan afeksi dan sosial mereka.
Fleksibilitas Kurikulum: Pendekatan ini tidak memerlukan perubahan total pada kurikulum yang ada, tetapi mengajak guru untuk mengeksplorasi cara-cara baru untuk mengembangkan dan memperkaya pengalaman belajar yang sudah ada.
Persiapan untuk Masa Depan: Dengan menanamkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif sejak dini, anak-anak akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan menjadi pembelajar seumur hidup.
Dengan menerapkan pendekatan Deep Learning, guru KB-TK dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan memberikan fondasi yang kuat bagi perkembangan anak-anak. Mari kita bersama-sama membangun masa depan yang cerah untuk generasi mendatang!